Penyusun: Ustadz Arif Syarifuddin
Nama dan Nasab
Beliau bernama Muhammad dengan kunyah Abu Abdillah. Nasab beliau secara lengkap adalah Muhammad bin Idris bin al-‘Abbas bin ‘Utsman bin Syafi‘ bin as-Saib bin ‘Ubayd bin ‘Abdu Zayd bin Hasyim bin al-Muththalib bin ‘Abdu Manaf bin Qushay. Nasab beliau bertemu dengan nasab Rasulullah pada diri ‘Abdu Manaf bin Qushay. Dengan [...]
Arsip untuk Oktober, 2007
Imam As-Syafi’i
Diposkan dalam Biography Ulama pada Oktober 31, 2007 | Leave a Comment »
Dan Akupun Dituduh Wahabi…..
Diposkan dalam Bantahan pada Oktober 31, 2007 | Leave a Comment »
Dan Aku pun Dituduh Wahabi…
Penulis : Ummu Abdullah Al-Butoni *)
Seiring dengan perjalanan kedewasaan menuju proses pematangan diri, terlebih lagi pemikiran, gairah untuk mencai ilmu yang shahih, lebih mengenal agama Islam dari sumber-sumbernya yang asli, menjadi semakin tinggi. Perkenalan tanpa sengaja dengan manhaj salaf nyaris seolah mencuci otak, memutarbalikkan pemahaman hingga apa yang tersisa dari [...]
BERMADZHAB SALAFI ADALAH BID’AH ?
Diposkan dalam Bantahan, Fatwa Ulama pada Oktober 28, 2007 | Leave a Comment »
BERMADZHAB SALAFI ADALAH BID’AH ?
Oleh
Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan
Dr Muhammad Said Ramadhan Al-Buthi dalam bukunya “As-Salafiyah Marhalatun Zamaniyyatun Mubarokah Laa Mazhabun Islaamiyun” menulis di halaman 236 dengan judul : “Bermadzhab salafi adalah bid’ah”.
Biography Imam Ahmad Bin Hanbal
Diposkan dalam Biography Ulama pada Oktober 28, 2007 | Leave a Comment »
Nasab dan Kelahirannya
Beliau adalah Abu Abdillah Ahmad bin Muhammad bin Hanbal bin Hilal bin Asad bin Idris bin Abdullah bin Hayyan bin Abdullah bin Anas bin ‘Auf bin Qasith bin Mazin bin Syaiban bin Dzuhl bin Tsa‘labah adz-Dzuhli asy-Syaibaniy. Nasab beliau bertemu dengan nasab Nabi pada diri Nizar bin Ma‘d bin ‘Adnan. Yang berarti bertemu [...]
Tidak Seyogyanya Umat Dipecah Belah
Diposkan dalam Fatwa Ulama pada Oktober 17, 2007 | Leave a Comment »
TIDAK SEYOGYANYA UMAT DIPECAH BELAH : INI ADALAH IKHWANI, INI ADALAH TABLIGHI DAN INI ADALAH SALAFI
Oleh
Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin
Pertanyaan.
Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin ditanya : Apakah orang yang bergabung kepada kelompok Ikhwanul Muslimin atau Jama’ah Tabligh di negara kita berada di atas kebenaran atau diatas kesalahan ?
TAKBIR PADA IDUL FITHRI DAN IDUL ADHA
Diposkan dalam Hari Ied pada Oktober 8, 2007 | Leave a Comment »
Oleh Syaikh Ali bin Hasan bin Ali Abdul Hamid Al Halabi Al Atsari
Allah Ta’ala berfirman :
“Artinya : Dan hendaklah kalian mencukupkan bilangannya dan hendaklah kalian mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepada kalian, mudah-mudahan kalian mau bersyukur”.
Telah pasti riwayat bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam :
“Artinya : Beliau keluar pada hari Idul fitri, maka beliau [...]
FENOMENA TAHDZIR, CELA-MENCELA SESAMA AHLUSSUNNAH DAN SOLUSINYA
Diposkan dalam Bantahan pada Oktober 8, 2007 | 1 Komentar »
Pada masa sekarang ini, ada sebagian ahlussunnah yang sibuk menyerang ahlussunnah lainnya dengan berbagai celaan dan tahdzir. Hal tersebut tentu mengakibatkan perpecahan, perselisihan dan sikap saling tidak akur. Padahal mereka saling cinta mencintai dan saling berkasih sayang, serta bersatu padu dalam barisan yang kokoh untuk menghadapi para ahli bid’ah dan pengikut hawa nafsu yang menyelisihi ahlussunnah.
UCAPAN SELAMAT PADA HARI IED
Diposkan dalam Hari Ied pada Oktober 7, 2007 | Leave a Comment »
UCAPAN SELAMAT PADA HARI IED
Oleh Syaikh Ali bin Hasan bin Ali Abdul Hamid Al Halabi Al Atsari
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah ditanya tentang ucapan selamat pada hari raya maka beliau menjawab [1] :”Ucapan pada hari raya, di mana sebagian orang mengatakan kepada yang lain jika bertemu setelah shalat Ied :Taqabbalallahu minnaa wa minkum”Artinya : Semoga Allah [...]
HUKUM MENGELUARKAN ZAKAT FITRAH DENGAN UANG?
Diposkan dalam Fatwa Ulama pada Oktober 7, 2007 | Leave a Comment »
HUKUM MENGELUARKAN ZAKAT FITHRI DENGAN UANG ?
Oleh Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz Rahimahullah
Pertanyaan
Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz Rahimahullah ditanya : Hukum mengeluarkan zakat fithri dalam bentuk uang karena ada orang yang memperbolehkan hal tersebut?


